Menjadi Cantik dan Berprestasi




Hai wanita :)

Bagaimana pendapat kalian tentang wanita di tahun 2018 ? 

Apakah mereka bebas ?

Kalau menurutku iya. Wanita pada jaman sekarang sangat bebas. 

Seorang wanita memutuskan untuk berhijrah dan berta'aruf kepada seorang lelaki saja. Is it problem? Nope. 

Seorang wanita memutuskan menunggu hidayah untuk berhijrah dan bersenang-senang menikmati masa muda dengan kekayaan orang tuanya. Ada? Ya adaa

Seorang wanita sarjana muda, berkarir tapi belum menikah? Ada ? Adaaa dong

Seorang wanita yang sedang berkuliah, bersekolah, bahkan yang masih ada di pesantren. Ada banyaak.

Jumlah macam-macam wanita semakin bertambah seiring berjalannya waktu dari tahun ke tahun.

Hmm what is it? Apa masalahnya? There is not problem here. Hanya saja aku tertarik dengan tiap-tiap proses yang semakin tahun semakin signifikan perbedaan hasilnya.

Sebenarnya apa ya yang akan aku tuliskan disini? Aku bingung ih:(

Hmm gini dah

Sering gitu lo, aku berkaca pada diriku sendiri. Aku seperti sedang mencari jati diriku di kaca. 

Aku melihat sekumpulan orang yang bergulat dengan lipstik, bedak, blush on dan macam-macamnya.

Dan hasilnyaa..

Aku melihat mereka hanya cantik. Hanya..

Aku rasa. Alangkah baik dan alangkah banyak plus-plusnya apabila mereka cantik sekaligus berprestasi.

Sulit memang untuk mengemban prestasi. Hah? Sulit?

Tidak. Sebenarnya tidak ada yang sulit dalam hidup ini. It is depend on yourself. Bagaimana kamu mengembangkan dirimu, bagaimana kamu mengenyampingkan kemalasanmu yang bersemanyam dalam hidupmu..
Point pentingnya. Bagaimana kamu bertahan dalam istiqomahmu..

Memang untuk menjadi wanita berprestasi itu haruslah banyak berkorban. Mengkorbankan waktu misalnya.

" aduh, aku punya mata panda. Semalam begadang sih nyiapin materi " 

Pernah menyesal begadang karena menuntut ilmu? Aku harap kalian yang baca ini tidak pernah ya:))

Terus lagi..
Mengkorbankan duit:)

Buku juga mahal, tapi pernahkah membandingkan harga maskara dan buku? Samaaaa. Iya harganya sama bahkan bisa jadi lebih mahal maskaranya daripada bukunya.

Sejatinya, wanita tidak bisa memilih untuk menjadi cantik atau berprestasi.

Cantik itu relatif. Aku ulangi lagi..

Cantik itu relatif..

Belum lagi ada semacam inner beuty.

Guys. Aku pernah mengobrol dengan kakak tingkatku, sebelum ketemu dia aku stalking instagramnya, selain feednya yang bagus, captionnya ngenaaaa bangeeet. She is inspire me so much.

Di foto dia cantik guys. Menurutku. Remember, cantik itu relatif..

Terus meet up kan kita, nah disitu aku kaget. Fotonya sesuai tapi dia jerawatan lumayan banyak gitu. Aku usahakan sebisa mungkin untuk tidak menyinggungnya. Sumpah aku berusaha banget menghormatinya. Selain dia kakak kelas ya tidak sopan kan, berpikiran seperti ini aja sudah tidak boleh sebenarnya.

Menit demi menit aku habiskan hanya dengan mengobrol, mengobrol tentang bagaimana kehidupan ini berlangsung. 

Bukan hanya satu pelajaran yang aku dapatkan dari dia tapi banyaaaak sekalii, aku merasa nyaman dengan sifat dia yang good listener, setelah aku mengutarakan pendapatku, she responds me with a lot of her advises. Saat itu jugaa. Aku sadar..

Ini kakak cantik bangeeeet. Her inner beauty is so classy.

Perjalanan dari setelah meet up sampai aku tiba dirumah aku tidak bisa lepas dari kakak itu. Kok bisa ya inner beautynya ngena banget..


Aku berkaca lagi di cermin, sekarang aku bisa merefleksikan diriku, aku bayangin aku lagi melihat diriku sendiri memakai topi toga abis wisuda pascasarjana, aku bayangin diriku lagi duduk sibuk menandatangani buku-bukuku sendiri yang sudah diterbitkan untuk penggemar, aku bayangin diriku lagi duduk di kursi pelaminan bersama lelaki impian, dan terakhir aku bayangin senyuman orang tuaku yang sedang melihatku dari jauh:)))))



Dengan menulis ini, aku menjadi sadar bahwa semua wanita itu cantik, perilaku dan kegiatan kita sehari-hari yang menentukan bagaimana inner beauty kita terbentuk. Hasil akhirnya mari kita serahkan kepada Tuhan YME. 

Karena aku percaya dengan berusaha, hasil tidak akan mampu mengkhianatinya. 

Pict by pinterest.

0 komentar:

Posting Komentar