Kini aku sudah di dalam mobil bersama Aldo. Hmm mobil aldo bersih, wangi kayak orangnya. Eh
Suasana di dalam mobil hening sekali. Aku membatasi tubuuhku untuk tidak bergerak banyak. Aku malu hmm
" Dennisa " panggil dia
" hmm " jawabku singkat
" Kamu kok diam ? " tanya dia
" enggak papa sih " aku menjawabnya sambil menoleh keluar jendela yang sengaja aku buka. Tidak peduli dengan AC mobil yang dinyalakan Aldo.
" serius? kok merah ? " tanya dia lagi
" iya bajuku merah emang " jawabku cepat
" hahaha iya iya " jawab dia
Perjalanan menuju tempat Prom Night lumayan jauh.
Sudah 45 menit aku sama Aldo di perjalanan.
" Dennisa " panggil dia lagi
" hm " jawabku
" ada apa sih. langsung aja ngomong gitu lo " tambahku
" aku sebenarnya tadi malu " jawab dia
Entah mengapa. Sampai detik ini Aldo masih menggunakan bahasa formal denganku.
" malu kenapa? " tanyaku. Aku melihat kearahnya tapi tidak berani melihat kedua matanya.
" tadi " jawab dia
" iiih tadi kapan? " tanyaku tak sabar
" waktu aku mengetuk pintu rumahmu, ternyata yang membuka ayahmu. " jawab dia
hahahahaha. Dalam hati aku tertawa terbahak-bahak
" lagian sih kenapa kamu jemput aku, Pake kerumah lagi " protesku
" hmm semua cewek yang ada di kelas kita, semuanya menginvite aku untuk menjadi pasangannya disaat prom night. Hanya kamu yang enggak " jawabnya santaii
" so what? " tanyaku yang hanya dibalas dengan senyumannya dia. OMG senyum doang udah manis gini.
Setelah 60 menit di jalan akhirnya aku sama Aldo sampai di tujuan.
Kafe society. ***
Waktu prom night hanya tinggal 1 jam saja, terhitung dari Aldo menjemput kerumah sampai tiba di kafe ini hmm 2 jam 20 menit.
" eh Aldo kok sama si cupu sih "
" sok banget tuh anak digandeng Aldo lagi "
" aduh dandannya pangling banget, sok cantik dia ih "
" gaun beli dimana tuh kok keren "
" Aldo kesetanan apa sih kok malah pergi sama tuh anak "
yaaaaah. begini ya rasanya jadi artis ?
ini baru aja menginjakan kaki loh, kalau sudah gini aku harus apa?
Di sekolah aku hanya punya 1 sahabat. Siska. Dia cewek cantik yang super kalem..
" datang ? serius ini kamu Denisa ? "
yah siapa lagi kalo bukan Siska.
" iya lah ini aku. " jawabku
" udah jangan dengerin hatters " sela Aldo
" iya Den jangan dengerin uh mereka lagi syirik " tambah Siska lagi.
" eh kok bisa dateng bareng sama Aldo, eh kamu belum cerita ya ih kok aku sahabatmu bukan? " bisik Siska lagi/
okeee. Siska sahabat paling kalem aku coret deh kalemnya.
" aku mau pulang aja sis " pintaku
" ih ya ajak Aldo aja sih " jawab dia dan kubalas dengan tatapan tidak percaya.
" Dennisa, ayah kamu udah sampai nih di depan, aku yang menjemput atau kamu? "
tiba-tiba Aldo memegang tanganku sambil berkata gituuuuuu.
Aldo memegang tangankuu.
aku diam
aku masih diam
" Dennisa " suara ayah terdengar menggelegar seantero kafe.
lalu Ayah high five sama Aldo. ya Ampunn.
HAHAHA HIHIHI WKWKWKW
Bentar, kok aku merasa Deja Vu. ah iya mereka tertawa lagi seperti tadi di ruang tamu. Ah aku baru sadar ternyata itu Slogan baru mereka. Ya Allah sejak kapan ayah sama Aldo sahabatan. Tolong:((((((
" Ayah ngapain disini, Ya ALLAH. Sudah Om-Om masih aja ya jenakanya " gerutukuu.
To Be Continued..
pict by interest
#tantanganODOPbatch6

0 komentar:
Posting Komentar