Dokumen Pribadi
Terkadang refreshing sangat dibutuhkan saat kegiatan dan tugas-tugas kuliah sangat padat..
Terkadang jenuh tiba-tiba datang pada saat hidup ini terasaa monoton..
Gitu-gitu ajaaaa
- bangun tidur
- kuliah
- rapat
- nugas
- nulis
- tidur lagi
- bangun lagi kalo diijinkan oleh Allah SWT
Sekitar 2 bulan yang lalu, aku mengalami suatu hal yang sangat mengganggu. orang- orang menyebutnya " kebosanan "
Kenapa aku bilang " kebosanan " itu mengganggu??
Yaa gituu..
Semua yang aku lakukan tidak maksimal..
Suatu hari, aku curhat ke seseorang..
Aku curahkan semua keluh dan kesahku..
Hingga akhirnya, aku diajak oleh dia ke Bromo. Ya, Gunung dengan ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut dan berada dalam 4 wilayah kabupaten ini benar-benar membuat seolah-olah aku hidup kembali, aku datang kembali ke dunia dengan diriku yang baru, diriku yang mendapatkan banyak inspirasi.. like renew my self .
Aku berangkat dari Jombang jam 11 malam, sampai di penanjakan Nongko jejer sekitar jam set 3 malam. Setelah sampai di Nongko Jejer aku dan seseorang itu menemui berbagai macam jalan yang menanjaaaak..
Sangat menanjak...
Sampai disana aku harus mengantri untuk mendapatkan tiket masuk ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Disana aku mendapati sebuah perkampungan yang dimana orang-orangnya semua memakai sarung. Mereka mempunyai nama sendiri ternyata, Yaaa. Suku Tengger..
Mereka adalah suku tengger yang sudah ada sejak lama, Suku tengger menyebut Gunung Bromo sebagai Gunung Brahma. Setiap setahun sekali suku tengger mengadaka upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Aku menyanyangkan diriku yang kesana ketika Upacara itu sudah selesai dilaksanakan 1 bulan yang lalu.
Dengan berangkat ke Bromo, Aku menemukan diriku yang fresssssh.. like a still fresh from the oven:))
#tantanganODOP #ODOPbatch6

Belum pernah ke bromo :(
BalasHapushayuuuu kak sini wkwk
BalasHapus